Seorang Ibu Nekad Tenggak Racun Tikus dengan Mengajak 2 Putrinya

4 08 2010

indosiar.com, Lumajang – Gara-gara terbelit hutang rentenir, seorang ibu rumah tangga di Lumajang Jawa Timur nekat bunuh diri dengan meneggak racun. Tragisnya lagi, sang ibu juga mengajak dua anaknya yang masih kecil untuk minum racun bersama. Beruntung aksi nekat perempuan dan dua anaknya ini diketahui tetangganya sehingga cepat dibawa ke rumah sakit.

Ketiga korban bunuh diri, masing-masing Reni Yuliana, bersama kedua anaknya, Ragil Febrianti, 6 tahun, dan Fafa Sahara, 3 tahun, warga Tempeh Lumajang hingga Selasa (03,08,10) kemarin masih dirawat di rumah sakit setempat. Menurut sejumlah saksi, Reni Yuliana, nekat tenggak racun tikus Selasa pagi di rumahnya. Reni tidak sendiri, ia juga mengajak kedua puterinya yang masih kecil untuk minum racun tikus.

Jerit tangis kesakitan bocah tak berdosa ini membuat tetangga curiga dan langsung mendatangi rumah korban. Saat itu juga korban dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan. Karena tak sanggup menangani, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit umum.

Dugaan sementara, korban nekad mengakhiri hidupnya dengan racun tikus karena tak kuasa menanggung beban hutang. Sementara untuk menyampaikan keluhan itu kepada suaminya, Reni tidak berani, karena suaminya hanya sebagai sopir truk dengan gaji tak seberapa dan mutahil bisa menutup semua beban hutang-hutangnya.

Aparat kepolisian dari Polsek Tempeh Lumajang langsung menggelar olah TKP. Polisi menemukan barang bukti berupa gelas, sendok bekas racun, dan kulit kelapa muda yang digunakan tetangga korban untuk memberi pertolongan darurat. Dari keterangan yang berhasil dihimpun polisi, mereka minum racun tikus sebanyak 10 bungkus. (Nursalim,Sup)

Advertisements




Perempuan harus membangun hubungan yang sehat dan jujur dengan uang

28 04 2010

KOMPAS.com – Boleh dibilang bahwa aktivitas keuangan kita -entah itu utang kartu kredit, biaya bulanan, sewa rumah, atau tagihan pinjaman rumah- tak bisa dilepaskan dari hidup kita. Karena itu jangan heran jika utang dalam jumlah besar atau kondisi keuangan kita secara langsung akan mempengaruhi kehidupan emosional, fisik, dan spiritual kita.

Bayangkan ketika separuh penghasilan Anda harus Anda setor kembali ke bank untuk membayar utang kartu kredit setiap bulan. Hal ini menjadi tanda bahwa Anda dikendalikan oleh uang (atau utang). Penghasilan bukan lagi menjadi tanda bahwa Anda mandiri, melainkan menjadi sumber stres karena sebagian harus digunakan untuk melunasi hutang.

“Perempuan harus membangun hubungan yang sehat dan jujur dengan uang,” ujar pakar finansial Suze Orman. “Kita juga perlu melihat hubungan ini sebagai suatu refleksi hubungan kita dengan diri kita sendiri.”

Penting untuk menjaga bahwa kondisi keuangan kita tetap sehat. Suze Orman mengatakan, setidaknya ada lima hal yang menunjukkan bahwa keuangan Anda cukup sehat:

1. Anda sadar dengan “money personality” Anda. Hal ini bisa dilihat dari latar belakang keluarga Anda, apakah orangtua Anda berinvestasi di bidang properti, memiliki rekening di bank yang menetapkan bunga yang rendah, reksa dana, atau justru mereka terlibat utang? Kebiasaan Anda menabung dan menggunakan uang, cara Anda berinvestasi, berpandangan mengenai uang, dan bagaimana perspektif finansial, sebagian dibentuk oleh cara orangtua Anda memperlakukan uang saat Anda masih kecil. Kepribadian uang Anda langsung mempengaruhi hubungan Anda dengan uang, dan semakin Anda sadar mengenai hal ini, semakin Anda tidak tergantung pada uang.

2. Anda berani mengambil risiko finansial. Berani mengambil risiko secara finansial tidak selalu berarti Anda berani berinvestasi sebesar Rp 100 juta dalam bisnis baru seorang teman, atau Anda hobi berbelanja dengan kartu kredit hingga tagihan Anda mencapai ratusan juta rupiah. Risiko finansial bisa juga digolongkan sebagai langkah yang cerdas, misalnya jika Anda membeli rumah sebagai investasi, atau mencari cara-cara untuk memperoleh uang dari hobi Anda.

3. Anda memiliki tabungan, investasi, atau account kartu kredit sendiri. Banyak perempuan yang ingin meninggalkan suami mereka, namun tidak sanggup karena mereka tidak memiliki penghasilan sendiri untuk membiayai hidup mereka. Bila Anda memiliki rekening di bank sendiri, itu sudah menandakan bahwa Anda perempuan independen dalam hal keuangan.

4. Anda memiliki tujuan keuangan secara individu maupun berpasangan. Tujuan Anda sebagai pasangan menikah, biasanya adalah mampu membayar tagihan rumah dalam hitungan sekian tahun. Tujuan Anda sebagai perempuan bekerja adalah meningkatkan penghasilan menjadi sekian juta rupiah sebulan. Sedangkan suami mungkin juga memiliki tujuan sendiri, namun berkaitan dengan investasi. Sebagai perempuan yang memiliki kebebasan dalam mengelola penghasilan, sebaiknya Anda juga menetapkan tujuan yang terpisah dari pasangan Anda.

5. Anda memahami persoalan keuangan secara mendasar. Sebut saja mengenai asuransi kesehatan, dana pensiun, suku bunga, pajak penghasilan, dan lain sebagainya. Semakin Anda menguasai masalah keuangan, semakin Anda menjadi independen, karena Anda tahu apa yang harus Anda lakukan dengan uang Anda


ARTIKEL TERKAIT





Sekilas Menahami Perbedaan Atara Pria Dan Wanita

26 04 2010

MENGINGAT PERBEDAAN PERBEDAAN KITA

Tanpa kesadaran bahwa kita memang berbeda, PRIA dan WANITA akan selalu berselisih. Kita lazimnya menjadi marah atau kecewa dengan lawan jenis, karena kita melupakan kebenaran yang penting ini. Kita berharap lawan jenis lebih mirip diri kita sendiri. Kita mengharapkan mereka untuk “menginginkan apa yang kita inginkan”, dan “merasa sebagaimana kita merasa”.

Secara keliru kita menganggap bahwa apabila pasangan kita men-CINTA-i kita, mereka akan bereaksi dan bertingkah laku dengan cara cara tertentu, seperti halnya reaksi dan tingkah laku kita bila menCINTAi seseorang. Sikap ini membuat kita terus menerus kecewa dan tak mau meluangkan waktu guna menyampaikan perbedaan perbedaan kita dengan penuh kasih sayang.

Kaum PRIA secara keliru mengharapkan kaum WANITA untuk berpikir, berkomunikasi, dan bereaksi seperti PRIA; kaum WANITA pun secara keliru mengharapkan kaum PRIA untuk merasa, berkomunikasi, dan menanggapi seperti WANITA. Kita lupa bahwa PRIA dan WANITA sewajarnya berbeda. Sebagai akibatnya, hubungan hubungan kita penuh dengan gesekan dan pertikaian yang tidak perlu.

Jelaslah menerima dan menghargai perbedaan perbedaan ini akan mengurangi secara dramatis kebingungan sewaktu berhadapan dengan lawan jenis.

NIAT BAIK SAJA TIDAK CUKUP

Jatuh CINTA selalu terasa ajaib. Rasanya abadi, seolah olah CINTA itu akan berlangsung seterusnya. Dengan mudah kita beranggapan bahwa kita bebas dari masalah masalah yang dialami orangtua kita, bebas dari kemungkinan mengalami padamnya rasa CINTA, sebab yakin bahwa CINTA akan senantiasa abadi dan bahwa kita ditak dirkan untuk hidup bahagia sepanjang masa.

Tapi ketika keajaiban itu menyusut dan digantikan oleh kehidupan sehari hari, ternyata PRIA terus menerus mengharapkan WANITA untuk berpikir dan bertindak seperti PRIA, dan WANITA berharap agar PRIA merasa dan berperilaku sebagaimana WANITA. Tanpa kesadaran yang jelas mengenai perbedaan perbedaan kita, kita takkan mau memahami dan saling menghormati. Kita menjadi penuntut, pembenci, mudah menghakimi, dan tidak sabaran.

Niat niat paling baik dan penuh kasih sayang tak dapat mencegah matinya rasa CINTA. Entah bagaimana, masalah-rnasalah terus menyusup masuk. Kebencian Menumpuk. Hubungan rusak. Kecurigaan makin meningkat. Hasilnya adalah penolakan dan penekanan. Keajaiban CINTA pun lenyap.

Kita bertanya kepada diri sendiri:
Bagaimana itu terjadi?
Mengapa itu terjadi?
Mengapa terjadi kepada karni?

Untuk menjawab pertanyaan pertanyaan ini, para pemikir terbesar kita telah menyusun model model psikologis dan filosofis yang cemerlang dan rumit. Namun pola lama tetap terulang. CINTA padam. Hal itu terjadi hampir Pada setiap orang.

Setiap hari berjuta juta orang mencari pasangan untuk mengalami rasa CINTA yang istimewa itu. Setiap tahun berjuta juta pasangan bersatu dalam CINTA dan kemudian bercerai dengan rasa sakit karena mereka telah kehilangan rasa CINTA itu. Dari yang sanggup mempertahankan CINTA cukup lama untuk sampai ke pernikahan, hanya 50% yang tetap menikah. Di antara mereka yang tetap bersama sama, barangkali 50% lainnya tidak merasa puas. Mereka tinggal bersama karena kesetiaan dan kewajiban, atau karena segan untuk mulai kembali.

Sungguh, amat sedikit orang yang sanggup tumbuh dalam CINTA. Namun itu toh terjadi. Apabila PRIA. dan WANITA sanggup menghargai dan menerima perbedaan perbedaan mereka, CINTA mempunyai peluang untuk berkembang.

Melalui pemahaman akan perbedaan perbedaan lawan jenis yang tersembunyi, kita dapat lebih berhasil memberi dan menerima CINTA yang ada dalam hati kita. Dengan meneguhkan dan menerima perbedaan-perbedaan kita, pemecahan-pemecahan kreatif dapat ditemukan, sehingga kita berhasil mendapatkan apa yang kita kehendaki. Dan, yang lebih penting, kita dapat mempelajari bagaimana men-CINTA-i dan mendukung orang yang kita CINTA-i dengan cara yang lebih baik.

CINTA itu ajaib, dan dapat berlangsung lama, kalau kita mengingat perbedaan perbedaan kita:

WANITA MENGINGINKAN PERHATIAN DAN PRIA MENGINGINKAN KEPERCAYAAN …..

WANITA MENGINGINKAN PENGERTIAN DAN PRIA MENGINGINKAN PENERIMAAN …..

WANITA MENGINGINKAN RASA HORMAT DAN PRIA MENGINGINKAN PENGHARGAAN …..

WANITA INGIN DILIBATKAN DAN PRIA INGIN DIKAGUMI …..

WANITA MENGINGINKAN PEMBENARAN DAN PRIA MENGINGINKAN PENGAKUAN …..

WANITA INGIN DIYAKINKAN LAGI DAN PRIA MENGINGKAN DORONGAN …..

(John Gray: Men Are From Mars, Women Are From Venus)


ARTIKEL TERKAIT





Tips Bugar dari Becky

21 04 2010

Nana Mifta dan Becky Tumewu

Malam itu Becky Tumewu sangat anggun dan segar dalam balutan gaun hijau muda sedang bersiap2 ngemsi peluncuran album Oppie Andaresta. Acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap perempuan. Acara tersebut terselenggara berkat dukungan berbagai pihak antara lain PIRAC, Yayasan Puan Amal Hayati, dan Kementrian Pemberdayaan Perempuan

Becky membawakan acara dengan sangat prima, dan dinamis
Penasaran nih..apa yg membuat Becky mempesona dan mampu membius audiens. Yuk… simak obrolan singkat saya dengan Becky Tumewu
Ini tips bugar dari Becky:
Bangun tidur saya minum air putih.. Trus jam 8 saya berolahraga dulu selama sejam.. Biarin ada meeting pokoknya pagi saya harus olahraga…
Sehari saya 5 kali makan, pagi sarapan sereal yg mengandung gandum…whole gandum yg byk ditemui disupermarket.. Trus jam 10 ngemil buah trus siang jam 12 saya makan nasi plus sayur n lauk…ya pokoknya bikin saya kenyang….trus nanti ngemilnya yg kue2 yg manis2 tambah buah lagi, intinya memperbanyak buah…jangan gorengan….saya kalo makan goreng2an merasa ternoda badan saya ini,,, trus makan malam nasi tapi tetep banyak sayur n buahnya… tapi makan terakhir harus jam 18.00…ya…

Ini Tips acara ngemsinya sukses
Kalo mau jadi komunikator yg hebat kita harus peka dengan lawan bicara kita…dengan kita peka kita bisa mengikuti alur pembicaraan(Nana)


ARTIKEL TERKAIT

Kanker Serviks Renggut 20 Remaja per Hari





Buang Air di Kloset Duduk Menyebabkan Kanker Serviks

20 04 2010

KLOSET duduk sangat potensial menularkan human papilloma virus (HPV) penyebab kanker serviks (kanker mulut rahim). Hal ini dialami penyanyi legendaris Titik Puspa. Titik Puspa diduga tertular kanker serviks dari kloset duduk di WC umum.

Sebenarnya penelitian tetang besarnya potensi penularan HPV melalui kloset duduk sudah dilakukan sejak 2008. Namun, saat itu belum banyak kasus penularan melalui cara ini. Sebagian besar, penularan kanker serviks melalui hubungan kelamin.

Namun, beberapa kasus terakhir ini menunjukkan banyak perempuan yang tidak pernah melakukan hubungan seksual, tidak menggunakan pil KB, bahkan anak usia 4 tahun ikut terkena kanker ini. Setelah dilakukan penyelidikan, diduga mereka tertular dari kloset duduk WC umum yang tidak terjaga kebersihannya.
Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dokter Anrijono Sp.O.G. (k), menjelaskan kondisi lembap toilet merupakan tempat yang subur bagi virus untuk berkembang biak. Apalagi jika kloset tersebut jarang dibersihkan. “HPV bisa menular melalui kontak kulit dengan bibir WC,” kata dokter bagian Onkologi dan Ginekologi RSCM itu.

Jumlah virus ini semakin besar dan agresif terutama pada jamban atau kloset yang lembap. Di Indonesia sendiri penggunanan jamban atau kloset kering belum terlalu populer.

Anrijono juga pernah menemukan satu kasus unik, penularan HPV pada anak perempuan berusia 4 tahun. Awalnya, sebut saja Nia (4) mengalami keputihan. Hal ini tentunya tidak lazim untuk anak perempuan yang belum mendapatkan datang bulan atau menstruasi.

Seperti diketahui kalau keputihan normal juga terjadi menjelang ataupun sesudah siklus datang bulan. Nah, sang ibu yang datang memeriksakan anaknya ke ginekologi tidak menyangka kalau anaknya terserang HPV.

“Kami tim dokter juga kaget. Kita periksa apakah ibunya menderita HPV dan ternyata negatif,” kata Anrijono. Hal ini semakin meyakinkan mereka, potensi penularan HPV melalui WC-WC umum yang lembap, basah, dan jarang dibersihkan sangat besar.

Lalu, bagaimana kita mengantisipasi penularan kanker yang membunuh satu perempuan setiap jam ini? Memang, gejala kanker serviks sering tidak terdeteksi karena pada stadium awal muncul tanpa gejala spesifik. Karena itu, kanker serviks disebut juga sebagai The Silent Killer.

Kanker serviks atau leher rahim ini terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks.

Kanker serviks bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh. Jika kekebalan tubuh berkurang, infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks.

Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV.

Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengonsumsi vitamin C, vitamin E, dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.

Cara paling mudah untuk mengetahuinya seseorang terkena kanker serviks atau tidak, yaitu dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim atau pap smear. Pap smear metode tes yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim.

Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisis di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.

Metode yang lebih akurat, thin prep. Hasilnya lebih akurat dibanding pap smear. Jika pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim.

Jika terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).

Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi, yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.

Namun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka, terapkanlah pola hidup sehat dan bersih, tidak bergonta-ganti pasangan, melakukan pap smear secara rutin, pemberian vaksin HPV, dan menjaga kebersihan vagina.

sumber: http://pakarbisnisonline.blogspot.com/2010/01/buang-air-di-kloset-duduk-menyebabkan.html


ARTIKEL TERKAIT





Bagaimana Zat Dioxin dapat meresap ke dalam rahim?

17 04 2010

Efek eat dioxin pada kelahiran anak

Bila darah haid jatuh ke permukaan pembalut, zat dioxin akan dilepaskan melalui proses penguapan. Pertama akan mengenai permukaan vagina,  kemudian diserap kedalam rahim melalui saluran serviks, lalu masuk ke dalam uterus melalui tuba fallopi dan berakhir di ovarium. Pembalut wanita adalah produk sekali pakai, karena itulah para produsen mendaur ulang bahan baku kertas bekas dan pulp menjadikannya bahan dasar untuk menghemat biaya produksi.

Dalam proes daur ulang, banyak bahan kimia digunakan untuk proses pemutihan kembali, menghilangkan bau dan proses terilisasi kuman kuman pada kertas bekas. sehingga pembalut yg dihasilkan banyak mengandung zat dioxin yang berbahaya bagi manusia. serta tidak dijamin sterilisasinya.

Kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan terhadap organ reproduksi wanita.Bahaya Dioxin diantaranya menyebabkan kanker, endometriosis, kemandulan, keguguran, kanker mulut rahim, kanker payudara, kista dan myom






Siapa Bilang “Inner Beauty” Lebih Penting?

12 04 2010

Nana Mifta Bersama Shania

KOMPAS.com — Kecantikan yang sesungguhnya berada di dalam hati kita dikenal juga dengan istilah inner beauty. Saat inner beauty memancar, wajah kita jadi terlihat cantik. Itulah kesimpulan sebagian besar anggota Ojar, situs online relationship supporting group.

Masalahnya, kita lupa bahwa merawat kecantikan luar, alias outer beauty, itu juga penting. Penelitian yang dilakukan University of Florida dan University of North Carolina menemukan, pria berpostur tinggi dan wanita cantik naik jabatan lebih cepat jika dibandingkan dengan pria pendek atau wanita berpenampilan kurang menarik.

Sementara orang dengan kepribadian yang santun dan baik hati terbukti dapat menjaga hubungan baik dalam jangka waktu yang lebih lama ketimbang yang hanya mengandalkan penampilan glamor. Dengan kata lain, outer beauty diperlukan untuk meraih perhatian pertama. Inner beauty dibutuhkan untuk menjaganya.

Yang bisa kita lakukan: Rawatlah tubuh, atur pola makan, dan berolahraga agar tampilan fisik semakin prima. Dr Diane Berson, Assistant Professor dari Weill Medical College of Cornell University, dalam risetnya menyimpulkan, penilaian atas penampilan fisik orang lain sudah dimulai sejak kanak-kanak, atau paling tidak sejak masa remaja.

(Lily Turangan/Prevention Indonesia)


ARTIKEL TERKAIT

Kanker Serviks Renggut 20 Remaja per Hari